PPNI Pacitan : Maju, Profesional, Sejahtera PPNI Pacitan : Maju, Profesional, Sejahtera PPNI Pacitan : Maju, Profesional, Sejahtera

PERAN PPNI DALAM KESIAPSIAGAAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA

PERAN BESAR  PPNI DALAM KESIAPSIAGAAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA    

Oleh : Rahmadi, S.Kep. Ns


Indonesia merupakan salah satu negara yang sedang mencoba untuk terus berbenah diri guna menyambut persaingan pasar bebas. Namun, dalam usahanya berbenah diri tersebut, Indonesia yang letak geografisnya diapit oleh dua benua dan dua samudra ini, sering kali terhambat, akibat dampak berbagai hal, termasuk di dalamnya bencana yang terjadi akibat fenomena alami, maupun yang disebabkan oleh perilaku manusia sendiri.
Ditilik dari letak geografisnya, Indonesia merupakan negara kepulauan yang dilewati cincin gunung berapi, yang sangat rentan terhadap resiko bencana alam, seperti : gempa bumi, tsunami, gunung meletus, tanah longsor, banjir, kekeringan, kebakaran lahan, angin topan, dan sebagainya. Hal ini dipertegas dengan bencana-bencana alam yang sering kita temui selama ini. Tsunami di Aceh, letusan gunung Merapi, gunung Sinabung dan gunung Agung, gempa bumi di Yogyakarta serta di Padang dan sekitarnya, tanah longsor di Banjarnegara dan di Ponorogo, banjir bandang di  banyak daerah saat musim hujan, dan sebaliknya ketika musim kemarau datang bencana kekeringan dan kebakaran lahan  acap kali menghampiri, merupakan gambaran kecil dari kerentanan Indonesia terhadap resiko terjadinya bencana alam.

 MANAJEMEN BENCANA

Bencana yang terjadi adalah sesuatu yang tidak diinginkan, tetapi keberadaannya haruslah selalu diwaspadai, dicegah dan ditangani secara bijaksana melalui program penanggulangan bencana yang terpadu. Kita mengenal tiga fase dalam upaya penanggulangan bencana, yaitu : fase pra bencana, fase saat bencana terjadi, dan fase pasca bencana. Ketiga fase tersebut merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, yang pelaksanaannya  harus terorganisir dan terkoordinir secara baik.   
Manajemen penanggulangan bencana haruslah mencerminkan  pola tindakan  yang tepat, dinamis, terpadu, dan berkelanjutan. Lebih jelasnya digambarkan dalam alur sebagai berikut :








Keterangan:
1.              Mitigasi adalah proses pengumpulan dan analisa data bencana sebagai upaya untuk meminimalisir kerentanan dan bahaya terhadap negara.
2.              Kesiapan Bencana adalah upaya memprediksi ataupun pemantauan fenomena alam yang terjadi, guna persiapan tanda bahaya, berkaitan dengan sistem evakuasi, serta sosialisasi kepada masyarakat.





PERAN BESAR PPNI

Profesi perawat sebagai  tenaga kesehatan yang menjadi bagian dari elemen masyarakat, haruslah  berkomitmen peduli dan aktif mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana secara Nasional. Perawat Indonesia yang berhimpun dalam  PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) sebagai organisasi profesinya, memiliki potensi yang luar biasa dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana apabila di kelola dengan baik.  
Kelebihan PPNI adalah jumlah anggotanya yang banyak dan seluruh anggotanya merupakan tenaga profesional kesehatan yang telah memilik kemampuan baik pengetahuan maupun ketrampilan dalam menolong korban bencana alam maupun dalam memberikan rehabilitasi terhadap korban bencana,  sehingga mereka adalah relawan yang terlatih yang selalu siap ditugaskan di daerah bencana manapun.  Sebaran domisili anggota PPNI yang merata hampir pada seluruh desa / kelurahan  yang ada di wilayah  Indonesia, bahkan ada beberapa desa yang terdapat lebih dari satu orang anggota merupakan kelebihan lain, sehingga mereka dapat menjadi relawan terdepan dalam siaga bencana di Indonesia, baik sebagai informan potensi bencana, sebagai penggerak kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana,  maupun sebagai penolong korban bencana.
Adanya asosiasi / himpunan perawat seminat yang fokus bekerja dan mempelajari gawat darurat dan bencana, dalam hal ini HIPGABI (Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia)  juga merupakan potensi luar biasa PPNI dalam berkontribusi meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang pertolongan terhadap korban bencana serta manajemen bencana baik kepada anggota perawat maupun kepada anggota relawan bencana lainnya.
Kelebihan  lain yang tidak kalah penting adalah, bahwa PPNI merupakan organisasi yang sudah terorganisir dan terkoordinir mulai dari  Dewan Pengurus Pusat (DPP) di tingkat Nasional,  Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di tingkat Propinsi, Dewan Pengurus Daerah (DPD) di tingkat Kabupaten/Kota, Dewan Pengurus Komisariat (DPK) di tingkat Kecamatan dan sampai dengan anggota di tingkat Desa / Kelurahan dengan sistem komunikasi dan informasi yang sudah terbentuk dan terjalin dengan baik, akan mempermudah dalam mobilisasi,  koordinasi dan komando pada saat terjadi bencana.    

TIM SIAGA BENCANA

Untuk mengorganisir dan mengkoordinasikan peran  PPNI dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana, maka PPNI membentuk  tim -  tim siaga bencana sebagai kelompok relawan dalam siaga bencana,  dengan bekerjasama dan berkoordinasi dengan BNPB (Bandan Nasional Penanggulangan Bencana) di tingkat pusat serta   BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) ditingkat Propinsi dan Kabupaten. Di sisi lain PPNI juga harus senantiasa aktif meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggotanya dalam melakukan pertolongan kepada korban becana maupun kemampuan dalam manajemen disaster. PPNI dengan tim siaga bencananya juga harus siap bekerja sama dengan pemerintah,  PMI (Palang Merah Indonesia) dan relawan lainnya serta masyarakat dalam penanggulangan bencana, sebagai bentuk keterpaduan siaga bencana.
Peran PPNI dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana sangatlah besar apabila kerja sama ini bisa berjalan dengan baik, sehingga menjadi wujud kepedulian profesi perawat maupun sebagai panggilan jiwa perawat dalam membantu sesama yang mengalami bencana. Dan PPNI sebagai organisasi profesi dapat hadir untuk bersinergi dengan Visi dan Misi Pemerintah  dalam hal Penanggulangan maupun Tanggap Bencana.











No comments:

Post a Comment

Sekilas

Penanganan pada Orang Pingsan

Penanganan pada Orang Pingsan     Kita sering menjumpai orang yang tiba-tiba pingsan, seperti saat upacara bendera, saat lomba grak ...

Popular Posts